-

Penjelasan pada Motor Kehilangan Kompresi


Di saat berkendara pada saat gas dilepas bermaksud menurunkan kecepatan tiba-tiba motor brebet lalu mati. Ini bisa jadi indikasi motor kehilangan kompresi. Lalu apakah kehilangan kompresi merupakan tanda ada komponen mesin yang rusak? belum tentu. Saya pernah menglami hal  serupapada Megapro 160cc, karena ga tahu penyebabnya untung juga 20 meter dekat dg bengkel, dicek ga di bongkar, ga ada yang rusak dan sampai sekarang ga ada kendala.

Penyebab motor kehilangan kompresi

Kompresi bocor terjadi karena hilangnya tekanan dalam ruang bakar. Sehingga ruang bakar kurang maksimal terjadinya denotasi. Denotasi adalah tekanan atau ledakan yang terjadi di ruang bakar, ledakan tersebut merupakan hasil terbakarnya kabutan bahan bakar yang terpatik oleh api busi. 

Stelan klep/ rocker arm memuai karna panas, sehingga menyebabkan klep terdorong/terbuka.
Kekurangan Oli akibat Oli selalu masuk ke ruang Bakar sehingga ikut terbakar juga.

Cara cek motor mati kehilangan kompresi 

Caranya dengan menutup lubang ulir busi pakai ibu jari. Tekanannya bisa dirasakan apabila ibu jari merasa panas ketika slah diengkol. Kalau lemah sebabnya ring piston lemah, paking head bocor atau payung klep enggak maksimal menahan tekanan gas bakar. Dengan melihat fisik komponen seputar ruang bakar pun bisa. Seperti warna elektroda busi. Kalau spuyer dibikin irit tapi masih juga berwarna hitam (boros), artinya kompresi di ruang bakar mulai lemah. Dari bagian luar paking antara head dan silinder juga bisa. Caranya memberi cairan berupa oli untuk menandakan bagian bermasalah. Kalau keluar asap putih atau bergelembung, di bagian itu sudah pasti ada kebocoran.

Untuk memperbaiki jika ada masalah  serius,ditandai seringkali terjadi mesin ngempos, mati, lebih baik dibawa ke bengkel ahli dan di cek mana yang perlu dibenahi.




Ditulis Oleh : Aldofla ~

Anda sedang membaca artikel berjudul Penjelasan pada Motor Kehilangan Kompresi yang ditulis oleh Blog Motor ID yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment

Back to top